Tali Kasih Klinik St. Robertus – Jayapura

Salah satu upaya Klinik St. Robertus – Jayapura memberikan pelayanan kesehatan tidak selalu dilakukan di klinik namun juga memberikan perhatian dan edukasi kepada masyarakat dengan mendatangi tempat tinggal mereka bagi yang membutuhkan. Senyum sukacita dan bahagia terpancar dari wajah nan polos mendapat bantuan Bama COVID19.



Bersyukur dan gembira adalah makna kebahagiaan yang tidak dapat diukur dengan materi

Lowongan Pekerjaan Internal Auditor

Lowongan Pekerjaan
Internal Auditor

PERDHAKI (Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia) adalah asosiasi unit pelayanan kesehatan nirlaba (not for profit) yang berlatar belakang agama Katolik, yang tersebar diseluruh Indonesia.

​Pada saat ini, PERDHAKI ​mendapat​kan​  kepercayaan untuk mengelola program Malaria  di Kawasan Timur Indonesia (NTT, Maluku, Papua dan Papua Barat), sebagai mitra kerja Pemerintah RI dalam memberantas penyakit Malaria. Dalam menjalankan perannya, PERDHAKI bekerjasama dengan unit kesehatan anggota PERDHAKI/PELKESI, Keuskupan/Paroki, Perdhaki Wilayah,  NGO dan CSO yang ada di KTI. Di Pusat Program Malaria PERDHAKI sebagai mitra Kemenkes RI SubDit Malaria, dan didaerah-daerah sebagai mitra Dinas Kesehatan Propinsi / Kabupaten dan Puskesmas

Berkenaan dengan hal tersebut, saat ini kami membuka kesempatan luas bagi yang ingin bergabung dalam program pemberantasan Malaria tersebut, bagi yang mempunyai profesi sebagai Internal Auditor. Deskripsi pekerjaan sebagai berikut:

Internal Auditor :
Bertanggung jawab kepada Badan Pengawas Program Malaria PERDHAKI

Tugas:
a.  Melakukan pemeriksaan atas transaksi-transaksi tentang kesesuaian dengan ketentuan Global Fund dan melakukan tindakan preventif terhadap setiap transaksi supaya sesuai dengan ketentuan Global Fund.
b.  Melakukan pendidikan dan pembinaan terhadap staf-staf keuangan di daerah agar mampu melaksanakan tugas-tugas sesuai ketentuan Global Fund.
c.  Melakukan pengawasan terhadap pembiayaan program yang dilaksanakan oleh PR (Principle Recipient), SR (Sub Recipient), SSR (Sub Sub Recipient), UPK (Unit Pelayanan Kesehatan) dan UKBM (Usaha Kesehatan Berbasis Masyarakat) berdasarkan dengan rencana keuangan yang sudah ditetapkan oleh Authorized PR sesuai dengan Pedoman Manajemen Keuangan yang sesuai dengan ketentuan GF dan standar akuntansi yang berlaku. Pengawasan ini akan dilakukan dengan membuat rencana audit secara rutin, termasuk kunjungan rutin ke SR/SSR terpilih dan daerah berisiko tinggi untuk mencegah terjadinya penyimpangan. Respon yang cepat juga diambil ketika ada laporan yang berisiko tinggi dari divisi di PR dan/atau dari sumber lain (SR, SSR, UPK/UKBM) serta melakukan kunjungan insidental pada SR/SSR yang terkena dampaknya untuk menyelesaikan dan menjernihkan masalah yang ditemukan.
d.  Melakukan teguran dan tindakan koreksi jika ditetemukan penyimpangan dari pembiayaan program di PR (Principle Recipient), SR (Sub Recipient), SSR (Sub Sub Recipient), UPK (Unit Pelayanan Kesehatan) dan UKBM (Usaha Kesehatan Berbasis Masyarakat) .
e.  Melaporkan penyimpangan dari pembiayaan program yang ditetemukan kepada Authorized PR, Badan Pengawas dan LFA (termasuk teguran dan koreksi yang sudah dilakukan, hasil teguran dan koreksi yang dilakukan).
f.  Mengusulkan kepada Authorized PR untuk perbaikan sistem dan prosedur atau ketentuan baru sebagai upaya pencegahan terhadap terjadinya penyelewengan dari pembiayaan program di masa mendatang. Hal ini diterapkan di PR (Principle Recipient), SR (Sub Recipient), SSR (Sub Sub Recipient), UPK (Unit Pelayanan Kesehatan) dan UKBM (Usaha Kesehatan Berbasis Masyarakat) .

Kualifikasi :
a.  Pendidikan S1 Akuntansi dengan Profesi Akuntan atau S2 Finance / Management Akuntansi.
Mutlak memiliki sertifikat CPA ( Certified Public Accountant )
b.  Memiliki pengalaman bekerja di Kantor Akuntan minimal 5 tahun.
c.  Usia 40 – 55 tahun
d.  Domisili wilayah Jabodetabek

Kemampuan Teknis yang dibutuhkan:
•  Mampu membuat Audit Planning dan Audit Report Bulanan dalam bahasa Inggris
•  Memiliki kemampuan berbahasa Inggris aktif kepada pihak Donor baik secara Lisan maupun Tulisan

Kemampuan Non Teknis yang dibutuhkan:
•  Memiliki kemampuan manajerial yang baik
•  Memiliki kemampuan analisa yang baik
•  Bisa bekerja dalam tim
•  Bisa bekerja dalam tekanan dan tenggat waktu
•  Bersedia melakukan perjalanan ke Wilayah Indonesia Timur untuk melakukan   pemeriksaan atas transaksi-transaksi di daerah-daerah.
•  Komunikatif, cermat, dan teliti
•  Memiliki kemampuan mengidentifikasi masalah dan penyelesaiannya

Kandidat yang memenuhi kualifikasi di atas silahkan mengirimkan Surat Lamaran,  CV, Surat Rekomendasi (jika ada) dan dikirimkan ke alamat email :
– malaria.perdhaki@gmail.com
– Ditembuskan kepada : fhgoenawan@yahoo.com

Hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi saja yang akan kami undang wawancara.
Lamaran ditutup tanggal 29 Agustus 2020

PERDHAKI, dalam penanggulangan Covid-19

PERDHAKI, dalam penanggulangan Covid-19

Bersama  BAKKAT, PUKAT dan lembaga lain bersatu membantu Rumah Sakit dan Klinik Katolik yang tersebar diseluruh Indonesia, pada saat-saat para petugas medis sedang sangat membutuhkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa hasmat, masker, dll.

PERDHAKI melalui grup-grup WA telah memberikan informasi seputar Covid-19 secara regular kepada Rumah Sakit dan Klinik Katolik diseluruh Indonesia. Informasi tersebut tentang seluk beluk virus Covid-19, cara perlindungan diri bagi petugas medis dan informasi lain.

Sampai  bulan Juni 2020, PERDHAKI telah mendapat dukungan dari para pihak, termasuk dari The Global Fund dengan jumlah lebih dari  Rp 5 M yang dipergunakan untuk  memberi dukungan APD bagi para tenaga medis di Rumah Sakit dan Klinik, di Indonesia Bagian Timur. Rumah Sakit dan Klinik tersebut selama ini terlibat aktif dalam program eliminasi Malaria yang didukung oleh The Global Fund.

Rumah Sakit dan Klinik yang dibantu meliputi wilayah :
1. Propinsi Papua Barat, 1 Keuskupan : Keuskupan Manokwari – Sorong (KMS)
Sub Recipient PERDHAKI KMS
Sub Recipient PERDHAKI YATIMA
2. Propinsi Papua, yang meliputi 4 Keuskupan : Keuskupan Jayapura, Keuskupan Timika, Keuskupan Agats dan Keuskupan Agung Merauke.
Sub Recipient PERDHAKI Keuskupan Jayapura
Sub Recipient PERDHAKI Keuskupan Timika & Agats
Sub Recipient PERDHAKI Keuskupan Agung Merauke
3. Propinsi Maluku & Maluku Utara, yang meliputi 1 Keuskupan : Keuskupan Amboina
Propinsi Maluku
PERDHAKI Maluku
4. Propinsi NTT, yang meliputi 7 Keuskupan : Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Atambua, Keuskupan Wetebula, Keuskupan Larantuka, Keuskupan Maumere, Keuskupan Ruteng dan Keuskupan Agung Ende.
Propinsi NTT
Sub Recipient PERDHAKI pulau Timor dan pulau Sumba
Keuskupan Agung Kupang
Keuskupan Atambua
Keuskupan Weetebula
Sub Recipient PERDHAKI pulau Flores
Keuskupan Larantuka
Keuskupan Mamuere
Keuskupan Ende
Keuskupan Ruteng

Kemudian PERDHAKI juga mendapat sumbangan dana dari hasil kolekte Paskah dari WNI yang tinggal di USA, khususnya di Chicago, Atlanta dan Seattle.

Sumbangan dana tersebut dibelikan APD dan Masker Medis untuk 5 Rumah Sakit, yaitu di Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Selatan dan Jawa Timur.

Bantuan APD ke RS Dian Harapan, Jayapura

Bantuan APD ke RS St Maria Pekanbaru

Bantuan APD ke RS St Maria Pekanbaru

Lowongan Pekerjaan Dokter Umum, Spesialis dan lain-lain

LOWONGAN PEKERJAAN

Di butuhkan tenaga Medis untuk Rumah Sakit dan Klinik :

1. Dokter Umum untuk Klinik Melania, Pademangan, Jakarta Utara
2. Dokter Umum untuk Klinik Pratama Santa Maria Jl. Palmerah Utara I, Kompleks Sekolah Regina Pacis, Jakarta Barat

Syarat :
– Pria usia max 40 thn
– Bersedia praktek setiap hari Senin s/d Sabtu jam 07.30 – 15.00 (selama Covid dimulai jam 07.30 – 12.00)
– Memiliki STR masih berlaku
– Memiliki sertifikat ACLS / ATLS

3. RSIA Miriam, Kudus membutuhkan tenaga Dokter Umum, Dokter Spesialis, Apoteker, Ragiografer dan lain-lain

 

 

 

 

Bagi yang tertarik dan berminat, dapat menghubungi kantor PERDHAKI di no. 021.3909245 dan 3140455 atau dapat mengirimkan pesan.

PERINGATAN untuk DOKTER PRAKTIK Dalam Situasi Pandemi Covid-19

PERINGATAN untuk DOKTER PRAKTIK Dalam Situasi Pandemi Covid-19

  1. Kurangi hari / jam praktik
  2. Kurangi jumlah pasien
  3. Kurangi lama kontak dengan pasien
  4. Dokter dengan komorbid STOP PRAKTIK :

– penyakit jantung

– penyaki ginjal dan hipertensi

– diabetes mellitus

– penyakit paru

– kelainan darah

– gangguan imunitas

– waspada bila usia > 60 tahun

  1. Jangan memegang pasien kalau tidak perlu sekali.
  2. Cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebelum dan setelah setiap kali memegang pasien. Sering2 CTPS setelah memegang apapun, terutama sebelum memegang area wajah.
  3. Gunakan APD :
  4. APD level-1 : tenaga medis & tenaga kesehatan di FKTP.
  5. APD level-2 : tenaga medis & tenaga kesehatan yang menangani Pasien periksa buka mulut pasien dan terapi spray, aerosol, nebulizer atau di UGD / IRD.
  6. APD level-3 : tenaga medis & tenaga kesehatan yang merawat Pasien Covid-19 dan mengerjakan prosedur USG, Echo, Endoskopi, CPR, Intubasi dan Tindakan Medis yang menghasilkan aerosol.

APD yang disposable dibuang menurut kaidah B3 infeksius.

APD washable direndam deterjen atau tindakan. asepsis lain yang sesuai.

  1. Pasien bila masuk fasyankes wajib memakai masker dan cairan aseptik atau CTPS, jarak dokter-pasien minimal 2 m, batasi jumlah pengantar pasien.
  2. Pada prosedur Pemeriksaan / Tindakan dimana pasien tidur di bed, maka bed harus dispray alkohol 70% setelah Pemeriksaan / Tindakan.
  3. Kurangi atau tunda melakukan tindakan medis elektif.
  4. Stetoskop, Ballpoint, Handphone, Dompet sering dilakukan tindakan asepsis.
  5. Cuci dengan deterjen setiap benda yang bisa terkontaminasi : uang, kartu ATM, kartu kredit, dsb.

Selamat Warga dengan Selamatkan Petugas Kesehatan dari Ancaman COVID-19

Selamat Warga dengan Selamatkan Petugas Kesehatan dari Ancaman COVID-19

Kasus   Covid-19 yang  terus meningkat, dari semula hanya 2 kemudian  dalam sebulan (tanggal 29 Maret 2020) dengan cepat melampaui 1200 kasus.  Kematian karena Covid-19, yang  semula nol, dalam sebulan (tanggal  29 Maret 2020) menjadi  lebih dari 110kematian.  Diperkirakan kasus akan terus melonjak dalam 1- 2 bulan mendatang, antara lain karena himbauan Pemerintah untuk  “Social Distancing” belum  ditaati oleh sebagian masyarakat.

Dengan terus meningkatnya kasus positif  Covid-19, maka akan meningkat pula pasien yang perlu dirawat di RS , diantaranya adalah mereka  yang dalam keadaan kritis yang wajib dirawat di ruang ICU. RS pemerintah yang dijadikan RS Rujukan belakangan tidak lagi mampu menampung  pasien Covid-19 yang terus mengalir dengan deras.

Sedangkan RS swasta yang semula menjadi lapis kedua, mulai dibanjiri pasien karena RS rujukan pertama pun sudah penuh sesak.

Seluruh RS di tanah air mulai kekurangan Alat Pelindung Diri (APD)  yang  terdiri dari Masker , Masker N95 , Surgical Face mask, Masker ear loop), Hazmat, Gloves (sarung tangan), Sepatu boot, Shoes-cover, kacamata Google, Head-cap, Face-shield dan sebagainya.

Di Indonesia ada 92 RS  Katolik  yang bergabung pada Perkumpulan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI) didukung oleh lebih dari 250 dokter spesialis, lebih dari 800 dokter umum, lebih dari 7500 perawat/bidan dengan Delegatus Kesehatan: Mgr. B.E. Rolly Untu, MSC. RS Katolik ini tersebar di seluruh penjuru Nusantara mulai dari Medan sampai Merauke, yang juga berjuang untuk mengatasi kelangkaan APD. Diharapkan kita semua merapatkan barisan dan menyingsingkan lengan baju, serta mengulurkan tangan bagi penderita COVID-19 maupun petugas kesehatan, mulai dari industri diharapkan membantu memproduksi APD berkualitas namun terjangkau, bagi para dermawan kami mengetuk hati dan bela rasa agar turut meringankan beban ini dengan berbagi dan menyisihkan sebagian dana yang akan digunakan untuk pengadaan APD yang berkualitas. Bersama kita dapat mengarungi badai Corona ini, seraya memanjatkan doa memohon kerahiman ilahi.

Bantuan dana dapat juga dikirimkan ke kantor Pusat Perdhaki, untuk kemudian akan disalurkan kepada RS-RS yang membutuhkan. Rekening PERDHAKI  sebagai berikut :

Bank BCA, cabang Gondangdia, Jakarta Pusat, DKI JAKARTA.
No Rekening :  455.3009645
Atas nama : PERDHAKI

Catatan: Perdhaki setiap diaudit oleh akuntan publik, hasil audit selama ini membuktikan diri sebagai lembaga yang telah berhasil menegakkan good governance, akuntabilitas dan transparansi dengan hasil Wajar Tanpa Syarat.

Corona Virus Expert Help Desk

Corona Virus Expert Help Desk

PERDHAKI sedang meluncurkan Expert Help Desk sebagai bagian dari Satgas COVID-19

PERDHAKI sedang meluncurkan Expert Help Desk sebagai bagian dari Satgas COVID-19 yang akan menjadi sumber informasi bagi Unit Kesehatan Katolik dalam menghadapi COVID-19 sebagai komunitas pelayanan. Fokus utama adalah (a) standard operating procedures: penatalaksanaan dan pengobatan; (b) prevensi dan mitigasi; (c) menyalurkan bantuan alkes dan supply chain lainnya; (d) pemahaman tentang risiko; (e) membangun ketangguhan sistem pelayanan kesehatan dalam masa tanggap darurat COVID-19. Fokus lain akan ditambahkan sesuai dengan perkembangan situasi.

Expert Helpdesk PERDHAKI terdiri atas: Dr. Sugiharto (RKZ, Surabaya); Dr. Paulus Susilo (RS Karitas, Palembang), Dr. Arifin (RSSt. Maria, Pekan Baru

Maklumat COVID-19

Di bawah ini beberapa catatan bagaimana PERDHAKI menanggapi wabah ini:

  • Menjaga jarak (social distancing) dalam rangka menjamin kesehatan dan keamanan kita bersama: tidak bersalaman ketika bertemu cukup menganggukkan kepala, tidak berkerumun.
  • Tetap tangguh (resilient) dalam menjalankan layanan, seraya berdoa mohon perlindungan dan kerahiman ilahi dalam menjalankan tugas.
  • Menjaga hygiene dan kebersihan lingkungan: cuci tangan pakai sabun selama 20 detik, pakai sarung tangan steril, masker (jika memungkinkan N-95), dan Alat Pelindung Diri jika bersentuhan dengan PDP dan OPD.
  • Mendorong kesetiakawanansosial dengan menggalang dana solidaritas untuk disumbangkan pada Unit Kesehatan Katolik yang melayani penderita COVID-19.