Pelatihan Tatalaksana TB Strategi DOTS Bagi Pengelola Program TB di FASYANKES Anggota PW Keuskupan Agung Medan & Keuskupan Sibolga

Pelatihan Tatalaksana TB Strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) bagi Pengelola Program TB di Fasyankes (Fasilitas Pelayanan Kesehatan), merupakan kegiatan terakhir Program TB Perdhaki di Keuskupan Agung Medan (KAM) & Keuskupan Sibolga tahun 2014.
Pelatihan ini merupakan lanjutan atau mata rantai dari kegiatan-kegiatan sebelumya yaitu Advokasi bagi Keuskupan, Sosialisasi bagi Toga-Toma, Workshop bagi Kader Level Paroki, dan Penyuluhan bagi Kader Level masyarakat/Stasi.
Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 3 – 7 November 2014, bertempat di Hotel Antares-Jl. Sisingamangaraja No. 84, Medan, dengan jumlah peserta sebanyak 21 orang Pengelola Fasyankes anggota Perdhaki Wilayah Keuskupan Agung Medan dan Keuskupan Sibolga termasuk Pulau Nias.
Fasyankes yang diundang adalah : KAM : (BP St Theresia Parlilitan, BP/RB St Yoseph Dolok Sanggul, BP/RB St Lusia Lintong Nihuta, BP/RB St Maria Palipi, BP/RB St Martina Sidikalang, BP San Damiano-Tigabinanga, RS St Elisabeth 2 org). Keusk. Sibolga : (BP/RB St Mikael, BP St Bernadeth-Pakkat, BP/RB Nirmala-Si Pea Pea, BP/RB Fatima-Tumba Jae, BP/RB St Maria-Posniroha, BP/RB Serasi-Pinangsori, BP/RB St Melania-Sarudik, BP St Lukas-Aek Tolang, BP St Rafael-Pulau Tello Nias, BP Tabita-Nias, BP/RB St Anna-Idanogawo Nias, RS Stella Maris-Teluk Dalam 2 org).
Pelatihan difasilitasi oleh tiga orang Fasilitator Nasional yaitu dr U.T.Hutagalung, dr Sri Indra Susilo dan dr Elias Siahaan.

Pelatihan dibuka oleh Bpk Sukarni,SKM,MKes mewakili Ibu Kadinkes Prov. Sumut. Dalam sambutannya beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Perdhaki yang telah menyelenggarakan Pelatihan ini bagi Fasyankes anggotanya dengan bantuan dana dari GF Komponen TB, dimana sebelumnya Pemerintah hanya bisa mengikutsertakan satu atau dua orang saja dari mereka karena keterbatasan dana. Diharapkan setelah Pelatihan Klinik-klinik swasta mampu melayani masyarakat berdampak TB sesuai dengan standard, sehingga dapat membantu meningkatkan angka penemuan orang terduga TB, meningkatkan angka keberhasilan pengobatan dan menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat TB serta mengurangi dampak TB-MDR (Multi Drug Resistant).
Pada kesempatan yang sama hadir pula Ketua Perdhaki Wilayah Medan (dr Maria Christina,MARS) yang dalam sambutannya mengucapkan terima kasih karena Wilayahnya terpilih untuk menjadi tempat Pelatihan, terima kasih atas kerjasama yang baik dan menyatakan siap untuk membantu kelancaran kegiatan.

Selama 5 hari efektif peserta dibagi dalam tiga kelompok masing-masing kelompok terdiri dari 7 orang dan difasilitasi seorang Fasilitator. Fasilitator sangat aktif dan semangat dalam menjelaskan materi sesuai Modul, dan menanggapi setiap pertanyaan peserta dengan gaya dan caranya yang unik, sehingga peserta tidak pernah merasa mengantuk ataupun bosan.
Dalam penilaian akhirnya peserta merasa sangat puas karena Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi mereka, mereka lebih percaya diri dalam menghadapi pasien/orang terduga TB.
Begitu pula menurut penilaian para Fasilitator, bahwa Pelatihan ini berjalan dengan baik, semua peserta sehat, tertib, tidak ada yang mengantuk dan Pelatihan ini berhasil, terbukti dengan kenaikan nilai Post Test yang sangat signifikan dibandingkan dengan nilai Pre Test.

Dalam kesan dan pesannya dr U.T. Hutagalung mewakili Fasilitator menyampaikan bahwa sudah merupakan tradisi pada setiap Pelatihan hari ini 7 November 2014 beliau menobatkan dan meresmikan bertambahnya 21 orang anggota Tim Pengendalian TB di Prov. Sumut yang setara dengan para dokter dan tenaga kesehatan yang sudah ada di daerah. Beliau juga akan melaporkan hal tsb. kepada Dinas Kesehatan Prov. Sumut.

Sr Xaveria,Haloho,FCJM mewakili peserta menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perdhaki Pusat, PW Medan dan Fasilitator atas terselenggaranya Pelatihan ini karena mendapatkan penyegaran. Fasilitator sangat berhasil dalam memberikan materi, meskipun cukup pusing karena materi yang cukup padat.
Setelah itu peserta diberikan Sertifikat dan para Fasilitator diberikan Piagam Penghargaan.

Pelatihan ditutup oleh Ka. PW Medan, yang berharap peserta bekerja keras dan sungguh-sungguh menerapkan ilmunya dan yakin peserta akan berhasil dilihat dari nilai Post Test yang tinggi.

Foto : Peserta serius mengerjakan soal Post Test.
tatalaksana

Iklan