Upaya Menjawab Tantangan Rumah Sakit

UPAYA MENJAWAB TANTANGAN RUMAH SAKIT MASA KINI* (bagian.4)
Mengintegrasikan misi, nilai-nilai dan visi ke dalam pengurus yayasan (sambungan)

SEGITIGA STRATEGIS

MISI NILAI2
Alasan dasar keberadaan
Uraian rinci mengenai ciri
pelayanan khas yang
membedakan dengan RS lain

Suatu pernyataan visi selain harus fokus tetapi juga menantang. Bahkan seyogianya dapat bertahan dalam mengarungi zaman.Terlebih apabila mampu memberdayakan dan terukur. Visi seyogianya mampu menggambarkan tujuan dan memusatkan maknanya pada dinamika lingkungan yang berubah dengan cepat.
Meskipun kita merasa senantiasa merasa diliputi rasa tegang dalam menjawab tantangan tersebut, terutama untuk meraihnya, namun tantangan tersebut haruslah realistis dan dapat dicapai. Sehingga tantangan ini akan mampu membangun semangat dan komitmen dari seluruh jajaran manajemen di dalam organisasi. Ini diharapkan menjadi semacam “ berkas rumput” yang digantungkan di depan kuda agar mau berlari. Tujuan utama dari vision ini adalah agar kita selalu penuh semangat untuk bergerak demi meraih visi tersebut.

Komponen dari nilai dasar sebuah visi.
Banyak orang berpendapat bahwa rumusan visi itu harus pendek, ringkas dan bersifat umum. Ini merupakan arah yang kurang tepat baik dalam rangka merumuskan dan upaya merumuskan sebuah visi sehingga mampu menggerakkan proses perumusan rencana strategis. Seyogianya suatu keberhasilan perumusan visi, yang bernilai tinggi, serta amat bermakna, justru diperoleh melalui ketegasan pilihan mengenai “apa yang ingin diwujudkan oleh rumah sakit (RS)” di antara demikian banyak bidang kunci keberhasilan (= critical succes area) yang tersedia di antara demikian banyak pilihan yang tersedia bagi suatu organisasi.

Contoh:
Apa visi rumah sakit dalam meningkatkan kesehatan masyarakat?
Apa yang ingin dirumuskan oleh pengurus mengenai mutu dan keamanan pasien dalam lima tahun mendatang?
Bagaimana rumah sakit akan menggunakan dan menerapkan teknologi inforasi di dalam RS, seperti catatan kesehatan pasien secara elektronik, perjanjian waktu temu pasien dengan menggunakan jaringan internet? Apakah dalam lima tahun RS akan menerapkan penggunaan peresepan elektronik?

• Untuk mencapai tujuan ini dengan sukses maka dengan siapa RS akan bekerja sama?
• Dan bagaimana gambaran mitra yang akan diajak dalam kerja sama tersebut?
• Pelayanan unggulan apalagi yang akan dikembangkan?
• Perubahan manajemen dan kepemimpinan apa yang akan terjadi dalam 10 tahun mendatang?
• Bagaimana perubahan itu dapat memberi manfaat bagi organisasi RS?

Pertanyaan – pertanyaan seperti inilah yang harus diajukan kepada pengurus dalam rangka merumuskan visi strategis yang bernilai. Pertanyaan – pertanyaan demikian inilah yang akan merumuskan agenda dari perubahan strategis yang harus diikuti dengan perumusan strategi dan sasaran yang terukur.

PERNYATAAN NILAI-NILAI
Dalam komponen ketiga dalam perumusan rencana strategis, pernyataan nilai-nilai ini terdiri dari prinsip – prinsip dasar dan etika yang mampu mengarahkan kegiatan dan keyakinan organisasi di setiap tingkatan. Nilai-nilai ini menjadi tonggak atau patokan pengembangan inspirasi atau pedoman etis yang menggerakkan manusia dalam melaksanakan kehidupan profesinya, terkait dengan hubungannya dengan pasien, keluarga, pengunjung, pesaing dan semua pihak dalam menampilkan ciri dan mutu organisasi ataupun pribadi.

(Bersambung)

*Drs Yos E. Hudyono, Apt., Mantan Ketua Badan Pengurus Perdhaki.

Iklan