PROGRAM MALARIA PERDHAKI DI INDONESIA TIMUR

Submitted by administrator on Thu, 10/23/2014 - 08:30

PROGRAM MALARIA PERDHAKI DI INDONESIA TIMUR
Periode 2015-2017
(dengan bantuan dana dari Global Fund - New Funding Modality)

1. Masalah Kesehatan (khususnya Malaria) di Indonesia Timur
Dari tabel dibawah ini menunjukkan lima propinsi di Indonesia Timur adalah “penyumbang” 90% jumlah kasus Malaria Indonesia di Indonesia. Propinsi tsb adalah NTT, Maluku, Malut, Papua dan Papua Barat. Jenis parasit terbanyak didaerah ini adalah Plasmodium Falsiparum, yg manifestasi penyakitnya sangat berat, sering menimbulkan Malaria Cerebral yg mengakibatkan kematian atau kecacatan.

Kem Men Kes telah menetapkan strategi Program penanggulangan malaria, berdasarkan tingkat endemisistas. Untuk area dengan Angka Annual Parasite Incidence (API) lebih dari 5, ditanggulangi dengan strategi percepatan atau akselerasi program. Sedangkan untuk area dengan endemisitas sedang, dengan strategi penanggulangan efisiensi, dan untuk area dengan endemisitas rendah dengan strategi eliminasi.

RANGKUMAN HASIL RPA PERDHAKI 2014

Submitted by administrator on Thu, 10/02/2014 - 08:57

RANGKUMAN HASIL RPA PERDHAKI
Hotel Redtop, Jakarta, 28-31 Agustus 2014

Rapat Paripurna Anggota pada usia 42 tahun Perdhaki dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 28-31 Agustus 2014 bertemakan Peningkatan Ketahanan Unit Kesehatan (RS dan Klinik) Perdhaki dalam Era JKN; dengan dihadiri 315 peserta terdiri dari Delegatus Kesehatan KWI, pimpinan yayasan, pimpinan tarekat, direktur/pengelola rumahsakit, institusi pendidikan, ketua Perdhaki Wilayah, 6 orang Badan Pengurus Perdhaki Pusat, dan 12 orang narasumber (dari Kemenkes, BPJS, RS Stella Maris, Asosiasi Kesehatan PT Nayaka, KPK dan badan asuransi swasta).

Perkumpulan RS Nirlaba Tak Perlu Izin Khusus

Submitted by administrator on Thu, 07/03/2014 - 09:29

Perkumpulan RS Nirlaba Tak Perlu Izin Khusus

Akhirnya, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian uji materi sejumlah
pasal UU No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit yang dimohonkan Pengurus
Pusat (PP) Muhammadiyah. MK “membolehkan” organisasi/badan nirlaba tak
perlu izin khusus untuk mendirikan amal usaha berupa rumah sakit seperti
yang selama ini dijalankan organisasi Muhammadiyah.
Mahkamah memberi tafsir konstitusional Pasal 7 ayat (4) UU Rumah Sakit
dengan menyatakan bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan

BPJS Kesehatan Beri Apresiasi Kinerja 12 Rumah Sakit Swasta

Submitted by administrator on Thu, 07/03/2014 - 09:26

BPJS Kesehatan Beri Apresiasi Kinerja 12 Rumah Sakit Swasta

Surabaya - Untuk meningkatkan peran dan fungsi fasilitas kesehatan tingkat lanjutan, khususnya rumah sakit (RS) swasta, sebagai provider Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), telah diberikan penghargaan kepada 12 RS swasta yang terpilih dari 12 wilayah Divisi Regional BPJS Kesehatan.

PESAN GIZI SEIMBANG PADA HARI GIZI NASIONAL 2014

Submitted by administrator on Thu, 07/03/2014 - 09:22

PESAN GIZI SEIMBANG PADA HARI GIZI NASIONAL 2014

I. LATAR BELAKANG

PERSIAPAN PROGRAM MALARIA DI KAWASAN TIMUR INDONESIA

Submitted by administrator on Thu, 07/03/2014 - 09:21

PERSIAPAN PROGRAM MALARIA DI KAWASAN TIMUR INDONESIA

1. Pengantar

Pelatihan Unit Cost Operasi Katarak

Submitted by administrator on Thu, 07/03/2014 - 09:20

Pelatihan Unit Cost Operasi Katarak

Era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dimulai Januari 2014, mau tidak mau mengajak pemberi layanan kesehatan untuk berubah pola pikir dari layanan yang sudah berjalan selama ini, tetapi sekarang banyak hal yang perlu dibenahi seperti tertib administrasi; SDM ; fasilitas, dll

Konsep Fasilitas Kesehatan Indonesia Masa Depan : Safe Health Facilities
(Fasilitas Kesehatan Aman)

Berada di wilayah rawan bencana, segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia harus beradaptasi dengan potensi bencana yang ada di sekitarnya, terutama aspek kesehatan. Apapun jenis bencananya, aspek kesehatan menjadi kebutuhan yang tak terelakkan sehingga infrastruktur dan sumber dayanya perlu memiliki ketahanan dan ketangguhan berhadapan dengan bencana dan kompleksitas dampaknya.

Menjadikan Operasi Katarak sebagai Pelayanan Rutin di tengah ketiadaan Spesialis Mata
Menghadapi tahun terakhir pendampingan dalam program mata, beberapa RS unit anggota PERDHAKI yang tergabung dalam program mata PERDHAKI mencoba beberapa strategi untuk memaksimalkan layanan terutama layanan operasi katarak.

KONDISI PENYAKIT TIDAK MENULAR DI INDONESIA

Submitted by administrator on Thu, 03/13/2014 - 08:37

KONDISI PENYAKIT TIDAK MENULAR DI INDONESIA

Penyakit tidak menular (PTM) sudah menjadi masalah kesehatan masyarakat secara global, regional,nasional dan lokal. Global status report on NCD World Health Organization (WHO) tahun 2010 melaporkan bahwa 60% penyebab kematian semua umur di dunia adalah karena PTM. Di negara-negara dengan tingkat ekonomi rendah dan menengah, dari seluruh kematian yang terjadi pada orang-orang berusia kurang dari 60 tahun, 29% disebabkan oleh PTM, sedangkan di negara-negara maju, menyebabkan 13% kematian. Proporsi penyebab kematian PTM pada orang-orang berusia kurang dari 70 tahun. Data WHO menunjukkan bahwa dari 57 juta kematian yang terjadi di dunia pada tahun 2008, sebanyak 36 juta atau hampir dua pertiganya disebabkan oleh Penyakit Tidak Menular.

PESAN BAPA SUCI PAUS FRANSISKUS
UNTUK HARI ORANG SAKIT SEDUNIA Ke-22
11 Februari 2014

Iman dan Kasih : “Kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita. (1Yohanes 3:16)

Saudara-saudari terkasih,

Info RPA

Submitted by administrator on Thu, 03/13/2014 - 08:34

Tahun 2014 akan diadakan Rapat Paripurna Anggota Perdhaki yang direncanakan berlangsung pada :
Tanggal : 28 – 31 Agustus 2014.
Tempat : Hotel Red Top, Jakarta
Topik : Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Informasi lebih lanjut hubungi Sekretariat PERDHAKI
Telp. 021.3140455, 3909245,
Email : perdhaki@cbn.net.id dan sekretariatperdhaki@yahoo.com

Pedoman Gereja Katolik Mengenai Vaksin

Submitted by administrator on Thu, 03/13/2014 - 08:33

Pedoman Gereja Katolik Mengenai Vaksin

Latar Belakang Vaksinasi
Ditemukan oleh Edward Jenner (vaksinasi untuk penyakit cacar (smallpox) pada tahun 1700-an. Vaksin Polio ditemukan pada 1950-an. Untuk mencegah berjangkitnya penyakit menular, vaksin nasi sangat cost-effective (cost saving), sehingga sesuai dengan tujuan preventive medicine. Vaksinasi merupakan satu-satunya tindakan medik yang paling berkontribusi dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian secara global. ( JAMA 2002;288:3155-58)

Efektivitas Vaksin
Cacar dan polio berhasil diberantas di Amerika Serikat, sedangkan insidens beberapa penyakit lain seperti campak dan batuk rejan dapat ditekan sebesar 98-99% dibandingkan dengan data dasar. Vaksin dapat melindungi individu dan masyarakat. Namun masih ada sekitar 50.000 orang per tahun di Amerika meninggal akibat penyakit yang bisa dicegah dengan vaksin. (Ann Intern Med 2007;147:735-7)

Vaksinasi dewasa ini

PEMBEKALAN “ REMAJA BERTANGGUNG JAWAB “ di KOMUNITAS ANAK BELAJAR

Submitted by administrator on Thu, 03/13/2014 - 08:11

PEMBEKALAN “ REMAJA BERTANGGUNG JAWAB “
di KOMUNITAS ANAK BELAJAR

Informasi yang benar sebagai pembekalan bagi remaja saat ini sangat penting dan dibutuhkan, komunitas anak anak dipinggir kota ( Cakung ), yang orang tuanya pemulung dan bercocok tanam dipinggiran kota juga mendapat perhatian dari Ibu Debby Maitimu (sebagai koordinator). Kelompok ini merasa bahwa anak anak ini perlu mendapatkan dasar nilai kehidupan yang baik, agar menjadi pribadi yang luhur, bijaksana dan kreatif menyikapi kehidupannya. Pembekalan dengan tema “Remaja Bertanggung Jawab“ menjadi topik pertemuan yang dilaksanakan pada hari Sabtu 7 Desember 2013 di Rumah Belajar – Cakung Timur.

GEBRAK GAVI CSO KONSORSIUM TAHAP AKHIR

Submitted by administrator on Thu, 03/13/2014 - 07:55

GEBRAK GAVI CSO KONSORSIUM
TAHAP AKHIR

Sebagaimana kita ketahui GAVI ( Global Alliance for Vaccination ) CSO Konsorsium adalah gabungan 3 organisasi keagamaan : Muslimat NU, PERDHAKI dan ‘Aisyiyah .
GAVI CSO – KONSORSIUM dibentuk dalam rangka pelaksanaan kegiatan program peningkatan kapasitas petugas dan pemberdayaan masyarakat yang dampaknya dapat meningkatkan pengetahuan keluarga secara effektip, yang berakibat dapat meningkatkan cakupan Imunisasi dan KIA.
Kehadiran GAVI CSO Konsorsium sangat erat kaitannya dalam upaya
- tujuan 4: al. Menurunkan Angka Kematian Balita (AKB) hingga dua-pertiga dalam kurun waktu 2015
- tujuan 5: al.Menurunkan Angka Kematian Ibu ( AKI ) hingga tiga perempat dalam kurun waktu 2015.

Syndicate content
©2013. Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI) - Association of Voluntary Health Services of Indonesia