Aksi Gizi 10 Mei 2015

Submitted by administrator on Tue, 05/05/2015 - 03:11
Aksi Gizi 10 Mei 2015

Mari dukung Aksi Gizi yang akan diadakan tanggal 10 Mei 2015 di Parkir Timur Monas yang diselenggarakan oleh Wahana Visi Indonesia

1000 hari pertama adalah masa penting dimana anak sejak di kandungan hingga usia 2 tahun perlu mendapatkan asupan gizi yang seimbang guna menunjang tumbuh kembang anak.

Info ini mengajak masyarakat untuk dapat hadir dalam kampanye tersebut. Apabila tidak bisa hadir maka dukungan dapat diberikan dengan cara foto bersama-sama teman dengan menunjukkan 10 jari yang menandakan kita mendukung 1000 hari pertama kehidupan.
Foto 10 jari dapat dikirimkan melalui email ini: mardea_mumpuni@wvi.org / petry_purenia@wvi.org s.d. 15 Mei 2015

Terima kasih atas doa dan dukungannya. Semoga semakin banyak anak-anak Indonesia yang dapat melampaui 1000 hari pertama kehidupan dengan sehat.

MELIRIK PKRS DALAM AKREDITASI RS SANTO VINCENTIUS-SINGKAWANG

Submitted by administrator on Thu, 01/15/2015 - 07:32

MELIRIK PKRS DALAM AKREDITASI
RS SANTO VINCENTIUS-SINGKAWANG

Puji Tuhan, itulah yang kami rasakan setelah melewati akreditasi RS versi 2012 pada tanggal 1 s/d 3 September 2014 kemarin. Perjuangan sejak tahun 2012 serasa terbayarkan saat menerima kabar RS dinyatakan lulus akreditasi. Bukan perjuangan yang mudah memang, namun juga bukan hal mustahil yang tidak dapat dilakukan oleh team Promosi Kesehatan Rumah Sakit.
Berawal dari tahun 2011, dimana RS Santo Vincentius mendapatkan undangan untuk pelatihan promosi kesehatan RS di Bogor, ada 4 orang yang dikirim untuk mengikutinya : Direktur RS, dokter penanggung jawab PKRS, bagian keuangan dan tim PKRS sendiri. Saat itulah, tim PKRS baru dibentuk kembali untuk menggantikan tim PKMRS ( Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit) yang sudah tidak aktif lagi.
PKRS sendiri memberikan poin penting dalam awal penilaian di Akreditasi bagian MKI (Manajemen Komunikasi dan Informasi) yang tercantum :

PESAN PAUS FRANSISKUS UNTUK HARI ORANG SAKIT SEDUNIA 11 FEBRUARI 2015

Submitted by administrator on Thu, 01/15/2015 - 07:26

PESAN PAUS FRANSISKUS UNTUK HARI ORANG SAKIT SEDUNIA 11 FEBRUARI 2015
(Dialihbahasakan oleh Peter Suriadi dari http://w2.vatican.va/content/francesco/en/messages/sick/documents/papa-f... atau kunjungi blog : http://katekesekatolik.blogspot.com/2014/12/pesan-paus-fransiskus-untuk-...)

Sapientia Cordis

"Aku menjadi mata bagi orang buta, dan kaki bagi orang lumpuh" (Ayb 29:15)

Saudara dan saudari terkasih,

Tentang hal ini, Hari Orang Sakit Sedunia ke-23, yang dimulai oleh Santo Yohanes Paulus II, saya tertuju kepada Anda semua yang terbebani oleh penyakit dan dipersatukan dalam berbagai cara kepada tubuh Kristus yang menderita, serta kepada Anda, para pakar dan para sukarelawan di bidang perawatan kesehatan.

Program Mata

Submitted by admin on Sun, 12/21/2014 - 08:54

Pelatihan Tatalaksana TB Strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) bagi Pengelola Program TB di Fasyankes (Fasilitas Pelayanan Kesehatan), merupakan kegiatan terakhir Program TB Perdhaki di Keuskupan Agung Medan (KAM) & Keuskupan Sibolga tahun 2014.
Pelatihan ini merupakan lanjutan atau mata rantai dari kegiatan-kegiatan sebelumya yaitu Advokasi bagi Keuskupan, Sosialisasi bagi Toga-Toma, Workshop bagi Kader Level Paroki, dan Penyuluhan bagi Kader Level masyarakat/Stasi.
Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 3 – 7 November 2014, bertempat di Hotel Antares-Jl. Sisingamangaraja No. 84, Medan, dengan jumlah peserta sebanyak 21 orang Pengelola Fasyankes anggota Perdhaki Wilayah Keuskupan Agung Medan dan Keuskupan Sibolga termasuk Pulau Nias.

IMUNISASI PENTAVALEN (DPT, HB, Hib) PADA BAYI

Submitted by admin on Sun, 12/21/2014 - 08:35

I. Latar Belakang
Pneumonia menyebabkan kematian terbesar pada anak. Kurang lebih 23% pneumonia yang serius pada anak disebabkan oleh Haemophilus Influenzae tipe b (Hib). Hib dan Streptococcus pneumonia juga menyebabkan meningitis yang dapat menimbulkan kematian dan kecacatan pada anak. Berdasarkan laporan CDC tahun 2000 Hib dapat menyebabkan antara lain meningitis (50%), Epiglotis ( 17%), pneumonia ( 15%).

UNIKNYA MENGHADIRI PERINGATAN “HARI SCHIZOPRENIA” SEDUNIA

Submitted by admin on Fri, 12/19/2014 - 16:14

Hari Kamis tgl 9 Oktober yang lalu, saya diutus mewakili PERDHAKI / KWI untuk menghadiri peringatan Hari Schizoprenia Sedunia. Awalnya saya segan untuk menghadiri acara itu. Karena taat pada Pimpinan dan muncul pikiran, mungkin ada manfaatnya bagi saya, maka saya berangkat ke acara tersebut.

Saya tiba di Auditorium Dr Siwabessy Gedung Prof Suyudi, tepat saat Bapak Kepala Panitia membuka acara tersebut,
Ruangan yang berkapasitas 500 - an orang itu telah dipadati oleh peserta. Diantara para peserta ada yang datang dari luar Jakarta, dari Surabaya, Bandung, Jawa Tengah dan lain-lain.

Acara yang menarik adalah : kesaksian dari 5 orang yang “pernah” mengidap schizophrenia. Mereka ini adalah :

Lingkungan Sehat, Jantung Sehat

Submitted by admin on Fri, 12/19/2014 - 16:10

Demikian topik yang diangkat dalam seminar sehari memperingati World Heart Day (WHD) atau Hari Jantung Sedunia 2014 yang seyogyanya diperingati setiap tanggal 29 September. Seminar yang diselenggarakan di Ruang Siwabessy, Kemenkes RI, Jakarta merupakan salah satu upaya dari Direktorat Pengendalian Penyakit Tidak Menular sosialisasi Permenkes No. 30 tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan GGL serta Pesan Kesehatan Untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji.

GERAKAN PRO LIFE

Submitted by admin on Fri, 12/19/2014 - 15:59

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pergaulan remaja di wilayah Kupang dan sekitarnya, RS Carolus Borromeus Kupang menggelar seminar singkat tentang pergaulan remaja yang sehat, secara khusus tentang bahaya  penggunaan narkoba di kalangan remaja. Seminar ini sebagai bagian dari Gerakan Pro Life yang mendasari visi misi RS. Kerjasama yang baik dengan media lokal membantu RS mensosialisasikan isu ini ke masyarakat luas dalam bentuk berita di koran lokal. Ini juga dapat menjadi bentuk pemasaran sosial RS yang membuat masyarakat semakin mengenal RS dan visi misinya.

I. LATAR BELAKANG
Kesehatan sebagai salah satu unsur kesejahteraan umum perlu diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud dalam UUD 1945 melalui Pembangunan Nasional yang berkesinambungan berda-sarkan Pancasila dan UUD 1945.
Pembangunan bidang kesehatan di Indonesia saat ini mempunyai beban ganda (double burden). Penyakit menular masih merupakan masalah, sementara penyakit degeneratif juga muncul sebagai masalah. Penyakit menular tidak mengenal batas wilayah administrasi, sehingga menyulitkan pemberantasannya.
Upaya preventif dan promotif merupakan salah satu upaya untuk melakukan menurunkan angka kesakitan. Penyakit menular pada anak bayi sampai dengan balita pemberian imunisasi merupakan upaya prioritas yang dapat dipilih oleh semua wilayah mengingat bahwa imunisasi merupakan upaya yang efektif dan diperlukan oleh semua daerah.

Syndicate content
©2013. Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI) - Association of Voluntary Health Services of Indonesia